Tema : Dilahirkan Kembali menjadi Manusia Baru
Baca : Yohanes 3:1-21
Minggu sengsara kedua, 26 Februari 2023
Pengantar
Cerita percakapan Nikodemus dan Yesus diawali dengan kronologis perjalanan Yesus ke Yerusalem merayakan Paskah orang Yahudi (Markus 2:13). Paskah orang Yahudi adalah “Pesakh” memperingati pembebasan umat Israel dari perbudakan di Mesir . Perayaan ini dilakukan hari ke 14 dalam bulan nisan pada kalender Ibrani. Di Yerusalem Yesus banyak melakukan tanda dan mujizat. Nikodemus adalah orang Farisi , pemimpin agama yahudi.
Seorang Sanhedrin datang kepada Yesus untuk berdiskusi dengan Yesus pada malam hari. Dan dalam sapaan yang santun Nikodemus memanggail Yesus “rabi”/ guru. Dalam pertemuan inilah terjadi percakapan tentang bagaimana manusia di lahirkan kembali menjadi baru. Percakapan inilah yang menjadi bagian penting untuk memahami ap aitu dilahirkan kembali menjadi manusia baru.
Penjelasan Teks
Teks kita pada ayat 1-4 ; membawa kita pada pengenalan siapa itu Nikodemus, orang Farisi, pemimpin agama yahudi. Orang yang dihormati dikalangan bangsanya. Nikodemus datang pada waktu malam menjelaskan waktu pada saat itu dan juga Bahasa symbol bahwa Nikodemus belum bisa melihat Yesus sebagai Allah. Dimulai dengan pertanyaan dan pengakuannya; Rabi, kami tahu bahwa Engkau datang sebagai guru yang di utus Allah………, ini juga pengakuan dari Nikodemus disamping ada ego nya sebagai pemuka agama yahudi yang selalu dilihat paling baik bisa share dengan orang lain dalam hal ini , ia menghargai Yesus. Nikodemus punya hati yang mau belajar dari orang lain. Nikodemus mengatakan Yesus orang yang di utus oleh Allah. Yesus menunjukan tanda tanda perbuatan ajaib. Tanda inilah yang memperlihatkan penyertaan Allah dalam diri Yesus. Jika orang tidak dilahirkan kembali ia tidak dapat melihat “Kerajaan Allah”. Bagaimana orang dilahirkan kembali jika ia sudah tua? Keterbukaan Nikodemus untuk belajar , bagaimana orang dilahirkan kembali ??
Ayat 5-12 ; kita melihat pendekatan yang dipakai Yesus untuk menolong Nikodemus menemukan jawabannya “ ayat 5 , jika orang tidak dilahirkan dari Air dan Roh ,ia tidak dapat masuk dalam Kerajaan Allah. Air disini lambang/ symbol pembersihan. Roh adalah pembaharu. Air dan Roh artinya ada pertobatan dan manusia dibersihkan oleh Roh Tuhan, karena Cuma Roh Tuhan yang bisa melahirkan kita menjadi manusia yang baru dalam teladan hidup. Dilahirkan dari air dan roh menurut calvin adalah purification “penyucian”. Kita mendapatkan pengampunan dari persembahan Yesus sebagai kurban penebusan dosa. Di murnikan dalam Roh karena mengalami pertobatan dalam diri untuk melihat Kerajaan Allah. Yesus ingin Nikodemus mengubah cara pandangnya tentang lahir secara jasmani/fisik dan lahir secara rohani. Hukum taurat tidak lagi dipahami sebagai hukum yang statis dan legal dengan petunjuk teknisnya, melihat yang dilihat manusia, tetapi membuka mata Nikodemus melihat bahwa teladan hiduplah yang harus menjadi nyata untuk orang melihat kerajaan Allah dan menghadirkan kerajaan Allah itu di dunia. Nikodemus dengan mata tertutup dan gelap masih memahami hukum sebatas apa yang real terlihat /nyata. Dengan lahir baru maka terbukalah mata iman / mata rohani kita untuk melihat yang dilihat oleh Tuhan. Menikmati realita Kerajaan Allah di dalamnya yang sangat dinamis ada new creation/ ciptaan baru yang dilahirkan dari Allah yang membuat orang berjalan bersama Yesus dan punya pengalaman iman yang diwariskan bagi generasinya “ ada spiritual regenation”.
Ayat 13-21 ; anak manusia di tinggikan supaya orang yang percaya padanya beroleh hidup yang kekal. ayat 16 ;Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga ia telah mengaruniakan anaknya yang tunggal, supaya setiap oranng yang percaya kepadaNya beroleh hidup yang kekal. kata karena adalah kata penghubung yang menjelaskan bahwa Kasih setia Allah itulah yang harus kita percaya untuk melihat Kerajaan Allah. Saya mengutip apa yang di sampaikan oleh pdt joas adiprasetya dalam tulisannya tantangan gereja di tahun 2023[1], pasca pandemic ini membuat gereja berhadapan dengan masa liminal /ketidak pastian dalam hidup. “ accept the uncertainty of the world by being embraced by the certainty of god’s faith fulness” terimalah ketidakpastian dunia dengan direngkuh oleh kepastian kesetiaan Allah. Terima saja ketidakpastian itu karena memang tidak ada yang pasti dalam hidup dan rencana kita. Tetapi yang pasti hanya satu dan jawabannya adalah Kesetiaan Allah. Apapun yang engkau terima dan jalani dalam hidup memang tidak pasti tidak ada yang kekal. satu yang pasti dan tidak berubah Kesetiaan Allah. Berharap pada kesetiaan Allah ayat 17-18 Allah menyelamatkan orang yag percaya kepadaNya.
Ayat 13-21 ; anak manusia di tinggikan supaya orang yang percaya padanya beroleh hidup yang kekal. ayat 16 ;Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga ia telah mengaruniakan anaknya yang tunggal, supaya setiap oranng yang percaya kepadaNya beroleh hidup yang kekal. kata karena adalah kata penghubung yang menjelaskan bahwa Kasih setia Allah itulah yang harus kita percaya untuk melihat Kerajaan Allah. Saya mengutip apa yang di sampaikan oleh pdt joas adiprasetya dalam tulisannya tantangan gereja di tahun 2023[1], pasca pandemic ini membuat gereja berhadapan dengan masa liminal /ketidak pastian dalam hidup. “ accept the uncertainty of the world by being embraced by the certainty of god’s faith fulness” terimalah ketidakpastian dunia dengan direngkuh oleh kepastian kesetiaan Allah. Terima saja ketidakpastian itu karena memang tidak ada yang pasti dalam hidup dan rencana kita. Tetapi yang pasti hanya satu dan jawabannya adalah Kesetiaan Allah. Apapun yang engkau terima dan jalani dalam hidup memang tidak pasti tidak ada yang kekal. satu yang pasti dan tidak berubah Kesetiaan Allah. Berharap pada kesetiaan Allah ayat 17-18 Allah menyelamatkan orang yag percaya kepadaNya.
Refrleksi dan Aplikasi
Ada 2 catatan penting bagi kita untuk dilahirkan kembali menjadi manusia baru yaitu:
- Apa yang diajarkan Yesus adalah kebenaran. Kebenaran firman Tuhan menjadi bagian penting dalam hidup untuk dilahirkan Kembali dari Allah. Menerima kebenaran Kristus dan percaya kepadaNya. Hidup dalam pertobatan untuk mendapat pemurnian dari Roh Allah sendiri., = from above “dari atas” itu pekerjaan Roh Kudus. Orang yang dilahirkan menjadi manusia baru mengalami perubahan dari dalam dirinya sendiri. Tidak mencari alasan untuk membenarkan dirinya sendiri. Memberi diri di tuntun oleh Roh Allah.
- Ketaatan dan kesetiaan untuk percaya dan melakukan firman Tuhan dalam teladan hidup. Kebaikan tuhan itu nyata, kesetiaan Tuhan tidak pernah berakhir. Semua orang bisa meninggalkan kita , tetapi Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kita. Kita berbuat baik sebagai respon syukur kita atas kebaikan Tuhan.
Selamat mempersiapkan khutbah Tuhan yesus memberkati




